Dalam Tapak Suci Putera Muhammadiyah, kuda-kuda adalah fondasi utama dalam setiap teknik silat. Kuda-kuda berfungsi untuk menjaga keseimbangan, kekuatan, dan kesiapan dalam bertahan maupun menyerang.
Berikut adalah 8 bentuk sikap kuda-kuda dalam Tapak Suci beserta penjelasannya:
1. Kuda-kuda Tengah
- Posisi: Kedua kaki dibuka selebar bahu atau lebih, lutut sedikit ditekuk, berat badan di tengah.
- Fungsi: Untuk bertahan dan menjaga keseimbangan saat menghadapi serangan langsung.
2. Kuda-kuda Depan
- Posisi: Satu kaki di depan, satu di belakang, berat badan bertumpu pada kaki depan, kaki belakang lurus.
- Fungsi: Untuk menyerang atau menekan lawan dari depan.
3. Kuda-kuda Belakang
- Posisi: Kebalikan dari kuda-kuda depan, berat badan bertumpu pada kaki belakang, kaki depan ringan.
- Fungsi: Untuk bertahan sambil menunggu momen serangan balik.
4. Kuda-kuda Samping
- Posisi: Kaki dibuka lebar ke samping, satu kaki ditekuk, satu kaki lurus, badan menghadap ke samping.
- Fungsi: Untuk menyerang atau menghindar dari arah samping.
5. Kuda-kuda Silang Depan
- Posisi: Satu kaki disilangkan ke depan kaki lainnya, lutut sedikit ditekuk.
- Fungsi: Untuk mengecoh dan mengubah arah serangan.
6. Kuda-kuda Silang Belakang
- Posisi: Satu kaki menyilang ke belakang kaki lainnya.
- Fungsi: Untuk berpindah posisi atau mengecoh lawan.
7. Kuda-kuda Rendah
- Posisi: Kedua kaki dibuka lebih lebar, badan lebih direndahkan, lutut lebih ditekuk dari kuda-kuda tengah.
- Fungsi: Untuk pertahanan kuat dan stabilitas tinggi, terutama dalam pertarungan jarak dekat.
8. Kuda-kuda Naik
- Posisi: Salah satu kaki diangkat sedikit, siap melangkah atau menyerang, berat badan di kaki penopang.
- Fungsi: Sebagai kuda-kuda transisi untuk berpindah arah atau menyiapkan tendangan.






